Izet Viral Setelah Aksi Pemalakannya Direkam dan Kini Telah Ditangkap Polda Sumbar

izet viral ditangkap

Geografiana.com Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil menangkap pemalak supir truk yang kerap melancarkan aksinya di kawasan PT Semen Padang. Video penangkapan pemalak supir yang mengaku bernama Izet viral di media sosial.

Kabid Humas Polsa Sumatera Barat Kombes Satake Bayu menyebutkan jika penangkapan izet dilakukan oleh personel Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar bertepat pada Kamis (15/7/2021) dini hari.

“Pelaku saat ini sedang dalam perjalanan menuju Padang,” ungkap Kombes Satake Bayu seperti dilansir Antara.

Selanjutnya pelaku akan diserahkan ke Polestra Padang untuk peninadak lanjutan kasus.

“Kita serahkan ke Polresta Padang untuk diusur lebih mendalam,” sambungnya.

Video Viral Pemalakan Supir Truk

Video Izet viral saat dirinya terlihat tengah memalak supir truk. Tak lama setelah video itu tersebar di media sosial dan Polda setempat mendapat laporan dari korban, polisi pun langsung melakukan pemburuan.

“Peristiwa ini kami ketahui dari informasi masyarakat serta video yang viral di media sosial,” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Rice Fernanda yang dilansir Antara pada Minggu (11/7/2021).

Ia juga menyebutkan jika Satreskrim Polresta Padang dan jajarannya memburu pelaku yang sudah diketahui identitas serta alamatnya tersebut.

“Kami juga telah mendatangi kediamannya. Hanya, yang bersangkutan tidak pulang ke rumah sejak kejadian,” ungkapnya.

Motif tindakan kriminal ini adalah untuk mendapatkan uang dari supir truk yang mengangkut semen. Jika supir menolak dan tidak memberikan uang, pelaku mengancam bahkan tak segan memberikan tindak kekerasan.

Tak hanya dipalak, sang supir juga mendapat pukulan beberapa kali.

Diketahui, pemalakan yang dilakukan Izet viral tersebut terjadi di PPI Indarung PT Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Dalam video berdurasi 20 detik tersebut, terlihat Izet menggunakan kemeja biru dongker dengan kaos putih. Ia yang berdiri di pintu kemudi, tanpa basa basi ia langsung memalak sang supir dan mengeluarkan kata-kata kasar menggunakan Bahasa Minang.

Ndak ado urang yang ndak amuah agiah pitih ka den di siko de ang (tidak ada orang yang tidak mau memberi uang ke saya di sini, jelas kamu)” kata Izet.

Si supir awalnya sempat menjelaskan jika uangnya hanya tersisa untuk pegagangan sampai ke Pekanbaru.

“Astaghfirullah, ndak do pitih do, da. Payah ngecek jo, uda. Ko pitih ketek ado nyo, da Rp. 10.000 nyo (Astaghfirullah, tidak ada uang lagi bang. Susah ngomong sama abang. Ini uang kecil yang ada Rp. 10.000,” jawab si upir.

Meski sudah diberi, Izet malah kembali meminta dengan besaran yang sama. Kemudian si supir mencari uang di sela-sela kemudianya lagi.

You May Also Like

About the Author: A Eri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *