Biaya Mengurus Balik Nama Sertifikat Tanah

Geografiana.com – Apabila Anda berencana mengurus balik nama sertifikat tanah maka sebaiknya anda ketahui dahulu biaya rinci yang harus dikeluarkan, selain melengkapi syarat dan berkas yang dibutuhkan.

Ada banyak proses yang harus anda lakukan setelah membeli tanah atau rumah dari orang lain. Diantaranya adalah balik nama sertifikat tersebut menjadi nama pemilik baru.

Dengan balik nama sertifikat maka bukti kepemilikan tanah maupun rumah itu semakin kuat, maka daritu ketika membeli sebuah properti sebaiknya kita memastikan apa status tanah itu.

Dengan memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM), maka legalitasnya terjamin karena status SHM merupakan yang tertinggi untuk hak kepemilikian.

Maka dari itu pemilik tanah atau rumah baru harus mengetahuii berapa besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk balik nama tersebut.

Mengambil keputusan untuk balik nama juga penting karena sebagai langkah preventif terjadinya sengketa tanah.

Sebaiknya disegerakan saja untuk menyelesaikan balik nama sertifikat tanah atau rumah, karena pada kenyataannya biaya balik nama sertifkat tanah tidak terlalu memakan biaya besar.

Besaran Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

1. Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Secara Mandiri

Sebelumnya Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) telah merumuskan besaran biaya balik nama sertifikat tanah.

Hal tersebut bisa menjadi patokan karena berdasarkan perhitungan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Untuk lebih mudahnya maka, sebelum melakukannya sebaiknya cek dahulu melalui NJOP online.

Berikut rumus biaya balik nama sertifikat tanah:

Rumus : Nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2)/1.000

Contoh kasus :

  • Jika nilai tanah Rp 1.000.000 per m2 dengan luas total keseluruhan tanah mencapai 100 m2, maka kamu dikenakan biaya administrasi sebesar Rp100 ribu.
  • Apabila memiliki tanah 500 m2 maka biaya pengurusan balik nama sertifikatnya mencapai Rp 400 ribu.
  • Apabila NJOP di suatu wilayah mencapai Rp2.925.000  dan memiliki tanah 100 m2 maka biaya pengurusannya adalah Rp 292.500
  • Apabila nilai tanah dengan NJOP sebesar Rp3.500.000, maka biaya pengurusannya sebesar Rp 350.000.

2. Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Melalui Notaris/PPAT

Apabila Anda tidak ingin ribet dan pusing apalagi tidak mempunyai waktu untuk mengurusnya maka balik nama sertifikat tanah juga bisa melalui Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Berdasarkan informasi yang beredar proses balik nama melalui jasa notaris akan dikenai biaya sekitar 0,5 persen hingga 1 persen dari total nilai transaksi.

Harga tersebut sudah termasuk pembuatan Akta Jual Beli (AJB), Balik Nama dan biaya jasa sedangkan waktu pembuatannya bisa mencapai 30 hari.

3. Rincian Biaya Lainnya

Selain itu ada biaya lain yang harus dibayarkan dalam proses peralihan hak atau balik nama sertifikat.

Berikut rinciannya:

  1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pembeli diharuskan membayar BPHTB sebesar 5 % dari harga jual tanah dan bangunan di kurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak.
  • Selanjutnya Biaya pelayanan informasi  Nilai Tanah atau Nilai Aset Properti per bidang dikenai biaya sebesar Rp 50 ribu.
  • Kemudian Biaya pengecekan sertifikat tanah senilai Rp 50 ribu.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *